Senin, 14-15 Januari 2019 berlangsung kegiatan Penandatanganan & Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang dihadiri oleh berbagai instansi seperti puskesmas kecamatan, Gadar Timur yang sebagian besar merupakan tenaga medis seperti dokter dan perawat.

Pelatihan BHD KREKI yang berlangsung sejak pagi disambut dengan antusias oleh para peserta, terlihat dari kedatangan dan semangat saat memulai acara. Pagi hari acara dibuka oleh dr.M.Nur Rahmat R selaku Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Jakarta Timur dan menyambut program KREKI untuk menjalankan pilot projectnya di Jakrata Timur. Hal yang berbeda pada pelatihan BHD KREKI ini dibandingkan dengan pelatihan sejenis lainnya adalah sistem integrasi yang menggunakan applikasi seperti gojek dan grab yang lazim dipakai saat ini. Dengan sistem teknologi digital yang digunakan ini diharapkan korban gawat darurat dapat ditolong dengan cepat oleh masyarakat di tempat kejadian / First Responder. Fungsi dari applikasi yang digunakan ini untuk menginformasikan kepada para relawan KREKI yang bergabung untuk mengetahui masyarakat yang membutuhkan pertolongan gawat darurat. Masyarakat juga dapat mengunduh dan meregistrasikan ke dalam applikasi ini untuk menjalankan fungsinya sebagai pemberi informasi / informan.

Penandatangan kerjasama antara Dr.dr.Supriyantoro Sp.P MARS (Ketua Umum KREKI) dengan drg. Iwan Kurniawan.Msi,MHKes (Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur), menandakan bahwa Kawasan daerah Jakarta Timur menjadi pilot project program KREKI. Diharapkan akan berdampak luas terhadap masyarakat di daerah Jakarta Timur.

Pembukaan Pelatihan BHD KREKI oleh dr.M.Nur Rahmat R (Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan)