BAGAIMANA MENINGKATKAN PERAN GELS

DALAM PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT

MC: Anna Mufti

Moderator: DR.dr.Supriyantoro, Sp.P.,MARS

1. Peran PPSDM Dalam Pelatihan Kompetensi Tenaga Medis

Dr.Achmad Soebagio Tancarino, MARS –Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Kemenkes RI-

Kementrian kesehatan dalam membuat program salah satunya mengacu pada Rencana Jangka Menengah Nasional (RJMN 2015-2019) dimana sasarannya “meningkatnya ketersediaan dan mutu sumber daya manusia kesehatan sesuai dengan standard pelayanan kesehatan”. Seperti kita ketahui angka kematian ibu, stunting, penyakit menular dan meningkatnya penyakit tidak menular. Sehingga Indonesia masih memiliki beban yang tidak mudah. Sehingga dalam PPSDM merencanakan kebutuhan dokter, perawat dan tenaga medis lainnya setiap tahunnya untuk mengatasi masalah kesehatan saat ini. Saat ini sedang disinkronisasi dengan menristekdikti, agar produksi tenaga kesehatan sesuai kebutuhan. Disisi lain pemerataan tenaga kesehatan masih kurang terutama daerah timur. Kemenkes memiliki program antara lain:

  • Perencanaan Tenaga SDM Kesehatan
  • Pemenuhan SDM Kesehatan: Tim Nusantara Sehat, internship dokter, Pegawai Tidak Tetap.
  • Peningkatan kualitas SDM: PPDS, Tugas belajar dan penerbitan STR
  • Pendidikan Tenaga Kesehatan: Poltekkes yang saat ini berjumlah 38 dan tersebar diseluruh Indonesia.
  • Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesehatan

Struktur Organisasi PPSDM

Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan salah satunya mengatur mengenai internship dan penempatan dokter wajib kerja spesialis. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan mengatur mengenai pengembangan kurikulum pendidikan, Peningkatan Mutu untuk membahas pembiayaan agar SDM menjadi lebih baik lagi.

Dasar Hukum

  • UU No.23 thn 2014 tentang Standard Kompetensi Khusus Bidang Kesehatan yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan.
  • UU No.5 thn 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)
  • UU No.36 tahun 2014 tentang tenaga kesehatan dalam hal penyelenggaran pelatihan tenaga kesehatan.
  • PP No.11 tahun 2017 diamanatkan PNS memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi

Pengembagan Kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang menjadi tuntutannya adalah teknis, manajerial, Sosio Kultural dalam setiap jabatannya.

Sistem yang diterapkan dalam ASN adalah Sistem Merit, dimulai saat perekrutan sampai pensiun