PRESS RELEASE

DAFTAR JUARA DAPAT DILIHAT PADA WWW.INDOHCF-AWARD.COM

IndoHCF Innovation Awards II-2018 akhirnya mencapai malam puncak dengan menghasilkan sejumlah pemenang baik dari institusi, pemerintah daerah, dan individu dengan inovasi yang unggul dan unik di masing-masing kategori.

IndoHCF Innovation Awards II-2018 dibagi dalam lima kategori yakni SPGDT, KIA, GERMAS, ALKES, dan ICT HEALTH. Untuk tahun ini khusus kategori SPGDT, KIA, dan GERMAS penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah yang sudah berupaya melakukan inovasi terhadap 3 program di atas dan sudah langsung ditetapkan pemenang yang akan menerima penghargaan.

DR. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS, Ketua IndoHCF mengatakan, pogram penghargaan IndoHCF Innovation Awards diadakan sebagai sumbangsih dari IndoHCF untuk ikut mendukung perkembangan dunia Kesehatan di Indonesia, khususnya dalam pelaksanaan program pemerintah dan inovasi oleh anak bangsa. IndoHCF Innovation Awards bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada instansi dan individu/kelompok perorangan yang telah berhasil menjalankan program-program peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.

"Kita harus memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah yang telah melakukan upaya inovasi dalam menyukseskan program Pemerintah, khususnya di bidang kesehatan," kata DR. dr. Supriyantoro, Sp.P, MARS selaku Ketua Umum IndoHCF.

Pemenang IndoHCF Innovation Awards II-2018 untuk Kategori SPGDT, diberikan kepada pemerintah daerah, yakni Propinsi Daerah Istimewa Aceh yang memiliki inovasi program SPGDT dalam membangun jejaring antara Propinsi dengan Kabupaten/ Kota di wilayahnya. Kemudian Kota Bandung yang memiliki inovasi jejaring lintas sektoral. Penghargaan juga diberikan untuk Kabupaten Kepulauan Sula, walaupun dengan segala keterbatasan kemampuan daerah yang terdiri atas beberapa kepulauan, ternyata mampu melakukan inovasi dalam proses rujukan antar pulau.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr. Hanif mengungkapkan kebanggaannya dengan ditetapkan sebagai Pemenang kategori SPGDT tingkat provinsi. Memang sejauh ini Pemprov Aceh telah memiliki unit sendiri untuk pelaksanaan SPGDT (UPTD-P2KK). Sesuai intruksi Gubernur Aceh yamg termuat dalam Pergub No 41 tentang SPGDT, kini telah terbentuk PSC 119 di 16 kab/kota, dengan sarana dan prasarana yang lengkap, dan terintegrasi dengan jejaring terkait, bahkan sudah terintegrasi dengan Kemenkes (NCC 119).

dr. Hanif juga mengungkapkan bahwa SPGDT Aceh saat ini telah memiliki aplikasi based android untuk layanan terpadu (SAPAT). Selain itu, dalam mendukung program SPGDT, komunikasi juga dibangun dengan Polresta melalui radio, menjadi anggota forum LLAJ, bergabung dengan Forum SAR Aceh, Forum PRB, dan forum keselamatan jalan. "Harapan saya award ini menjadi motivasi daerah dalam inovasi pelayanan kesehatan," jelas dr. Hanif.

Selanjutnya, Kategori KIA, penghargaan diberikan kepada Pemerintah Daerah Kota Semarang dengan program GIAT (Gerakan Ibu Anak Sehat) bersama Gasurkes KIA (Petugas Surveilans Kesehatan Ibu Anak) dengan inovasi deteksi dini terhadap permasalahan Kesehatan Ibu dan Anak, yang diharapkan dapat mempercepat penanganan masalah KIA.

Demikian pula Kategori INOVASI GERMAS, penghargaannya diberikan kepada Pemerintah Daerah Kota Yogyakarta, dengan inovasi gerakan masyarakat melalui optimalisasi Kelurahan Siaga. Penghargaan juga diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara, dengan inovasi gerakan masyarakat yang multietnis dan lintas sektoral.

Untuk 2 Kategori lainnya yaitu Inovasi Alkes dan ICT Kesehatan, ditetapkan masing-masing 5 finalis, yang penetapan urutan pemenangnya akan ditetapkan pada malam penghargaan hari Kamis 26 april 2018 dimulai jam 19.00 di Ballroom Fairmont Hotel .

Berikut Finalis lima terbaik untuk Kategori inovasi Alkes ( sesuai urutan abjad judul karya ):

Prof. Dr. Aulanni'am, Drh., DES

Institut Biosains Universitas Brawijaya

Biosains Rapid Test GAD65

Malang

Agus Hadi Santosa W

Pusat Teknologi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Material

Inovasi Implan Tulang SS 316L

Serpong

Dr. Agung Budi Sutiono, SpBS, PhD, Dr.Med.Sci.

Agung Budi Sutiono, SpBS., PhD., Dr.Med.Sci.

Intraoperatif Elektroensefalogram (EEG) dan Pelacak Aliran Pembuluh Darah ke Otak Untuk Deteksi Dini

Bandung

dr. Soni S. Sulistiawan, SpAn, FIPM

dr. Soni S. Sulistiawan, SpAn, FIPM; dr. Bambang P. Semedi, SpAn KIC; dr. Yopie Wiguna; dr Kartika Misalina; Rezki M. Hidayatullah; Muhamad Nofgi

Portable Wireless Monitor

Surabaya

ALFI MAGHFIRAH

Tristanto Rachmadi Wibowo

RPL(Robotic Prosthetic Limbs)

Surabaya

dr. Soni Sunarao Sulistiawan, salah satu finalis terbaik untuk kategori inovasi Alat Kesehatan, yakni Portable Wireless Monitor mengatakan, pesatnya kemajuan teknologi di dunia akan semakin memacu perkembangan teknologi bidang medis. "Tenaga medis sebagai end user sering menemukan inovasi baru untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi sehari-hari. Hal ini sering memberikan ide-ide baru industrialisasi alat medis," katanya.

Selain itu, kurangnya jumlah Dokter yang tidak sebanding dengan peningkatan kebutuhan Patient Safety untuk memonitor pasien dari jarak jauh secara nirkabel, kesulitan transportasi geografis Negara Indonesia serta tingginya harga alat medis saat ini melatar belakangi terciptanya alat ini.

"Kebutuhan monitoring tanda vital pasien dengan prosedur CT-Scan yang dapat membahayakan tenaga medis dengan paparan radiasi di dalam ruangan, kebutuhan monitoring pasien saat transportasi serta kebutuhan untuk konsultasi jarak jauh telah melahirkan ide pembuatan Portable Wireless Monitor in," jelas dr. Soni.

Alat ini juga dapat dikembangkan untuk mendukung SPGDT dan Code Blue System penanganan henti jantung di dalam RS. "Harapan saya dari lomba inovasi IndoHCF ini adalah dapat melejitkan potensi Indonesia dalam menyambut Demographic Dividend yang dapat membawa kebangkitan Indonesia untuk memimpin industri dunia," harapnya.

Selanjutnya Finalis lima terbaik untuk Kategori Inovasi ICT Bidang Kesehatan (sesuai urutan abjad judul karya):

Mutia Husna Avezahra

Indonesia Medika

InMed

Malang

dr. Arif Herdian Susilo

Puskesmas Tebet

Layanan VIP Ala Puskesmas

Jakarta

Arbi Iskandar

RSUD Budhi Asih

Si Ali Jadul

Jakarta

Jimy Candra Gunawan

Indonesia Medika

SiapaPeduli.id

Malang

dr. Titin Hardiana

dr. Titin Hardiana

Sistem Informasi Pemetaan Profil Lingkungan

Depok

Si Ali Jadul, salah satu inovasi ICT yang diterapkan di RSUD Budhi Asih, merupakan sistem pendaftaran online terjadual waktu layanan yang didedikasikan untuk masyarakat pengguna layanan RSUD Budhi Asih agar tidak lagi mengantri sejak subuh dan berdesak-desakan.

"Kalau masyarakat antri sampai ke jalan, itu tidak mendapatkan kepastian layanan, bahkan terjerat calo pendaftaran. Pada akhirnya merasa ditolak dalam pelayanan. Kita kami mengatur waktu dan hari layanan," ungkap Arbi Iskandar, staf IT RSUD Budhi Asih.

Keuntungan lain dari inovasi ICT Si Ali Jadul adalah tenaga rumah sakit lebih tenang, tidak strees menghadapi banyaknya pasien, hingga difitnah menolak pasien. Dengan inovasi ini, pehawai di RSUD bisa mempersiapkan dokumen rekam medik lebih awal sehingga menghemat biaya dan SDM.

Untuk masyarakat rumah sakit, keuntungannya dalam era JKN, bisa saling share pasien dan jaga mutu layanan dengan menetapkan kuota optimal layanan. 'Dengan penyelenggaraan award ini menjadi wadah untuk menciptakan inovasi tentang peningkatan layanan kesehatan sesuai dengan perkembangan era saat ini," ungkap Iskandar.

***

Profil Singkat Finalis

Kategori : SPGDT

Nama Peserta

Judul Karya

Profil Peserta

Pemerintah Daerah Propinsi Aceh

PSC 119 Aceh

Kordinasi antar kab/kota dan keterlibata aktif dalam SPGDT Pra Hospital. Aceh sudah membentuk unit tersendiri untuk prahospital, berbentuk UPT (Unit Pelaksana Teknis. Pemerintah Propinsi mampu mengkoordinasikan dan mengintegrasikan semua kab/kota. Inovasinya dalam hal siatem komunikasi dan IT pra hospitalnya, termasuk konsep rujukan udarannya dan jejaring tingkat propinsi, dari 23 kab yang ada, sudah ada sekitar 18 kabupaten terintegrasi dengan Propinsi.

Pemerintah Daerah Kota Bandung

Terdapat program layanan gawat darurat,  patroli ambulan,  ambulan motor,  integrasi rujukan antar puskesmas,  RS dan PSC. Sudah ada UPT 119, dengan komitmen Walikota

Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula

mengembangkan dan melayani rujukan antar pulau dengan menggunakan kapal nelayan-ambulan roda 4, keterwakilan daerah kepulauan dalam SPGDT rujukan antar gugus pulau dengan menggunakan perahu penduduk.

Kategori KIA

Nama Peserta

Judul Karya

Profil Peserta

Pemerintah Daerah Kota Semarang

GIAT (Gerakan Ibu Anak Sehat) bersama GASURKES

Gasurkes adalah Petugas Surveilans Kesehatan yang bertujuan menurunkan AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB (Angka Kematian Bayi) di Kota Semarang. Rata-rata gasurkes inibertanggungjawab terhadap 1 kelurahan. Dalam melakukan pendampingan KIA, gasurkes dibekali dengan aplikasi seperti SiGaspol (SistemInformasi Petugas Surveilans Kesehatan Pelaporan Online) yang dapat diunduh pada smartphone dan Akun Halo Bumil yang dapat diakses melalui sosial media (instagram, facebook, twitter) berisi informasi terkait KIA.

Kategori ICT Health

Nama Peserta

Judul Karya

Profil Peserta

Mutia Husna Avezahra

InMed

InMed merupakan sebuah platform marketplace layanan kesehatan di Indonesia, yang menghubungkan tenaga kesehatan dan pasien dalam penyediaan layanan kesehatan di rumah. Produknya adalah Med Visit, Med Chat, Med Call, Med Fund, Med Blood, Med Shop, Med News, Med Lance, Med Clinic, Med Food, Med Quick.

Ade Firmansyah (Puskesmas Tebet)

Layanan VIP Ala Puskesmas

Merupakan layanan berbasis Teknologi Informasi yang membuat pengunjung akan merasakan pengalaman layaknya layanan VIP di Puskesmas Kecamatan Tebet. yaitu dengan Penggunaan Sistem Rekam Medik Elektronik dan Pendaftaran Pasien secara Online yang terintegrasi (SIKDA Generik Optima) dalam pelayanan di Puskesmas Kecamatan Tebet mulai dari Proses pendaftaran pasien, Kasir pembayaran, Pelayanan kesehatan poli, Pelayanan Kesehatan Penunjang (Laboratorium/Tindakan), dan sampai Instalasi Farmasi.

RSUD BUDHI ASIH

SI ALI JADUL

Sistem “SI ALI JADUL” meliputi penggunaan aplikasi android, penerapan system sloting, membuat antrian berdasarkan sistem, pembuatan website, pendaftaran menggunakan sistem online dengan android dan web, membuat sistem penjadwalan pendaftaran dan mengganti sistem pendaftaran manual.

Jimy Candra Gunawan

SiapaPeduli.id

Siapapeduli.id adalah program pembiayaan kesehatan dengan pendekatan digital, media sosialdan gerakan kesukarelawanan untuk membantu pasien yang kurang mampu. Bentuknya merupakan platform digital untuk berdonasi kepada para pasien yang membutuhkan.

dr. Titin Hardiana

Sistem Informasi Pemetaan Profil Lingkungan

Pemetaan Profil Kesehatan Lingkungan UPT Puskesmas Kecamatan Limo adalah Sistem Informasi berbasis Web dan Android yang menggunakan basis data GIS untuk input data sekaligus memetakan data Profil Kesehatan Lingkungan di seluruh wilayah Kecamatan Limo Kota Depok Jawa Barat.

Kategori Alat Kesehatan

Nama Peserta

Judul Karya

Profil Peserta

Prof. Dr. Aulanni’am, Drh, DES

Biosains Rapid Test GAD65

Biosains Rapid Test GAD65 adalah rapid test untuk mendeteksi Diabetes Mellitus (DM) Tipe 1 dan Tipe 1.5 yang berbasis reverse flow immunochromathography technique. Kit ini mampu mendeteksi awal terjadinya autoimun diabetes sehingga dapat dilakukan pada bayi dan anak-anak yang memiliki riwayat penderita DM dalam keluarganya. Kit ini merupakan skrining awal terhadap penyakit DM, yang bertujuan untuk memperbaiki tatalaksana pencegahan terhadap DM sehingga penting bagi keluarga yang memiliki riwayat DM, agar tidak berlanjut menjadi penderita DM. Diagnosa dilakukan dengan menggunakan serum sebanyak 20 μL dan waktu yang dibutuhkan adalah 20-30 menit. Kit ini tidak memerlukan alat khusus, sehingga mudah dilaksanakan pada tingkat layanan medis sederhana.

Dr. Ir. Agus hadi S. Wargadipura, MSc.

Inovasi Implan Tulang SS 316L

Adalah suatu peralatan medis atau dikenal dengan alat kesehatan yang berbahan Stainless Steel 316L yang dibuat untuk menggantikan struktur dan fungsi suatu bagian biologis. Permukaan implant yang kontak dengan tubuh bisa terbuat dari bahan biomedis seperti SS 316L ataupun bahan lain tergantung pada fungsinya. Produk yang dikembangkan adalah implant tulang orthopaedi (traumatic) SS 316L yang ditempatkan sebagai pengganti tulang untuk menyangga fraktur.

Agung Budi Sutiono, SpBS., PhD., Dr.Med.Sci.

Intraoperatif Elektroensefalogram (EEG) dan Pelacak Aliran Pembuluh Darah ke Otak Untuk Deteksi Dini

Alat monitor elektroensefalogram (EEG) diperlukan baik untuk deteksi fungsi kelistrikan otak maupun saat dilakukan tindakan operasi bedah saraf. Dengan alat ini safety margin untuk melakukan evakuasi perdarahan ataupun reseksi pengangkatan tumor otak intraserebral dapat ditentukan tanpa merusak struktur jaringan otak normal.

Soni Sunarso, dr, Sp.An; Yopie Wiguna, dr

Portable Wireless Monitor

Peralatan monitoring vital pasien dirangkai dalam platform mikrokomputer yang disebut Arduino Dirangkai dengan modul untuk komunikasi jarak jauh, misalnya radiofrequency (RF), Bluetooth ataupun Wifi.

Alfi Maghfirah

RPL(Robotic Prosthetic Limbs)

Tujuannya adalah untuk mempermudah para disabilitas, yang telah mengalami amputasi di bagian kaki. Alat ini digerakkan dengan servo sebagai penggerak lutut, dan sensor otot sebagai alat yang menentukan putaran servo untuk menggerakkan lutut, dan inovasi ini bersumber tenaga baterai.

Kategori GERMAS

Nama Peserta

Judul Karya

Profil Peserta

Pemerintah Daerah Kota Yogyakarta

Si Kesi Gemes

Merupakan singkatan dari Sistem Penguatan Kelurahan Siaga Dalam Rangka Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Dengan adanya sistem penguatan kelembagaan kelurahan siaga. Sistem penguatan Kelurahan Siaga tersebut disusun dalam sebuah buku yang berjudul SI KESI GEMES. Buku ini berisi Peran Perangkat Daerah dan LSM di Kesi, Jejaring Kerja Kesi mulai dari tingkat Kota sampai dengan Dasa Wisma, Petunjuk teknis pembuatan RW Siaga dan RT Siaga, Prosedur perencanaan Kesi dan Media promosi kesehatan yang dapat dijadikan bahan referensi kader untuk menyampaikan info kesehatan kepada masyarakat.

Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara

KOPI GAUL KEREN

Merupakan singkatan dari Kelompok Ibu Gabung Usia Lanjut Konsisten Bergerak dan Energik. Dimulai dengan memasyarakatkan olahraga melalui komunitas potensial dalam penyelenggaraan gerakan masyarakat hidup sehat yaitu kelompok perempuan (ibu-ibu) dan kelompok lansia. Kegiatan dirangkaikan dengan kegiatan germas lainnya seperti makan buah, udara tanpa asap rokok dan kegiatan lainnya sesuai karakteristik masing-masing wilayah.

  Komentar

Komentar Hanya Untuk Member

Komentar hanya bisa dilakukan oleh member IndoHCF.
Belum memiliki akun? klik disini untuk membuat akun baru.

  Baca Juga

Dukung Gowes 3000 KM Sabang-Jakarta, Kemenkes: Hebat dan Patut Dicontoh

Kemenkes apresiasi dan menyambut baik kegiatan Tour Sabang-Jakarta 3000K yang akan dimulai dari titik nol kilometer Sabang, Sabtu (14/10/20…

Pengumuman Juara IndoHCF Innovation Awards II-2018

Kemenkes apresiasi dan menyambut baik kegiatan Tour Sabang-Jakarta 3000K yang akan dimulai dari titik nol kilometer Sabang, Sabtu (14/10/20…